• Skip to main content
  • Skip to header right navigation
  • Skip to site footer
Isa Dan Islam

Isa Dan Islam

Dialog Agama - Isa dan Islam

  • Maksud Situs Ini
    • Tentang Kami
    • Isa dan Al-Fatihah
    • Daftar Artikel
  • Jalan ke Surga
  • Artikel
  • Media
  • Kitab Suci
  • Hubungi Kami

Sikap Islam dan Kristen Terhadap Terorisme

Isa Dan Islam > Media > Ulasan Berita Agama > Sikap Islam dan Kristen Terhadap Terorisme
19 Agustus 2014 | 448 Komentar

suasana-kenya-westgate-akibat-terorismeBagaimana sikap Islam dan Kristen terhadap terorisme? Umumnya orang Islam dan Kristen menyesalkan serangan teroris. Karena teroris di atas beragama Islam, umat Muslim pun makin jengkel.

12 Oktober 2002 – Di Kuta, Bali, kelompok teroris Muslim Indonesia meledakkan bom. 202 orang terbunuh, dan 240 orang luka.

4 April, 2013 – Di “Boston Marathon” di Amerika beberapa bom teroris meledak. Tiga orang terbunuh dan 264 orang luka. Pelakunya orang Islam dan Chechnya, Rusia.

21 September 2013 – Westgate Shopping Mall di Nairobi, Kenya diserang teroris Islam Al-Shabaab dari Somalia. Setidaknya 67 orang terbunuh.  

Pelaku-Pelaku Teroris yang Beragama

Kebanyakan orang Islam berpendapat agamanya tidak mendukung terorisme. Seperti baru-baru ini pimpinan NU maupun Muhammadiyah menyatakan bahwa mereka tidak mendukung kekerasan yang dipergunakan ISIS di Timur Tengah (Muslim Leaders Condemn Support for ISIL, Jakarta Post, August 2, 2014).

Perlu diketahui, secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Jadi sangat salah jika agama Islam dianggap sebagai satu-satunya agama yang menghasilkan teroris.

Umat Beragama Tidak Menaati Ajaran Agamanya

Kita tahu tidak semua umat beragama menaati ajaran agamanya. Misalnya, baik agama Islam maupun Kristen melarang mabuk. Namun faktanya, ada saja pengikut dua agama ini yang senang mabuk-mabukan.

Contoh lain adalah perintah Isa Al-Masih yang tertulis dalam Buku Allah. Isa memerintahkan pengikut-Nya, “Kasihilah musuhmu . . .”, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian kepada mereka . . .”, “Kasihlah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 5:55, 7:12, 22:39).

Sayang orang Kristen tidak selalu menaati ajaran Isa dalam hal ini. Namun satu hal yang pasti, pengikut Isa Al-Masih yang benar mustahil terlibat dalam tindakan terorisme.

pedang-lambang-peperanganAjaran Agama Islam Tentang Terorisme

Seperti ditulis di atas, sebagian besar orang Islam sangat menolak sepak-terjang teroris. Tetapi, adakah ajaran dalam Kitab Islam yang dapat digunakan teroris untuk membenarkan tindakannya? Tentu! Ada lebih dari 100 ayat Al-Quran yang mendukung jihadis. Berikut dua ayat diantaranya untuk dipertimbangkan.

Qs 4:74 – “Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barang siapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.”

Qs 9:5 – “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. . . .”

“Muhammad berkata: Berperang melawan orang-orang sampai mereka mengaku bahwa tidak ada allah kecuali Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah” (Hadits, Muslim 1:33).

Kesimpulan

Orang Kristen seharusnya malu dan menyesal karena tidak selalu menaati intisari etika Injil. Mereka perlu bertanya pada diri sendiri, “Mengapa saya tidak mengasihi sesama, termasuk musuh, sebagaimana Isa Al-Masih mengajarkannya?”

Demikian juga dengan orang Islam. Mereka perlu merenungkan pertanyaan berikut, “Mengapa ada begitu banyak ayat dalam buku suci kami yang dipergunakan ekstremis untuk membenarkan terorisme?”

Penganut Islam dan Kristen perlu mempertimbangkan kembali karakter Isa Al-Masih. Yang walaupun disalibkan, tetap mengasihi musuh-Nya, bahkan mengampuni mereka. Lagi Ia menyediakan pengampunan kekal juga buat kita semua. Begitulah seharusnya sikap Islam dan Kristen terhadap Terorisme.

 


Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa Al-Quran memuat begitu banyak ayat tentang jihad?        
  2. Mengapa Isa Al-Masih begitu berfokus pada pengampunan dan keperluan mengasihi musuh?
  3. Apa yang dapat diperbuat oleh orang beragama supaya lebih menaati perintah Isa Al-Masih untuk mengasihi musuh?      

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Artikel Terkait

Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas.  Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:

  1. Teka-Teki Keadilan Dan Rahmat Allah
  2. Orang Islam Melindungi Kristen Dari Teroris
  3. Orang Muslim Paris – “Islam Agama Kasih”
  4. Adakah Bom Gereja Di Solo Didukung Ajaran Agama?
  5. Jihad Islam Atau Kasih Isa Al-Masih?

 

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel “Sikap Islam dan Kristen Terhadap Terorisme” ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau WA/SMS ke: 0812-9530-4930
Kategori: Ulasan Berita Agama

Bagikan Artikel Ini:

Share on Facebook Share on X (Twitter) Share on WhatsApp Share on Email Share on SMS

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Subscribe
Beritahulah

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

448 Comments
Paling lama
Terbaru
Bert
19 Agustus 2014 12:26 pm

*****
1. Jihad adalah manifestasi dari ketidakberdayaan Allah SWT. Qs 47:7, “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” Qs 22:40, “…Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” Sehingga Muslim berlomba-lomba memerangi orang yang tidak beriman pada Allah (Qs at-Taubah 123; Qs 2:216; Qs 9:29). Karena sudah membantu Allah, dan berharap memperoleh sorga.

2. Yesus fokus pada pengampunan agar manusia bisa sampai kepada Bapa. Yesus sudah terlebih dahulu mengasihi manusia yang sudah menjadi musuh Allah karena dosa.

3. Percaya pada Yesus dan jadilah pengikut Yesus.

Balas
staff
19 Agustus 2014 2:13 pm
Balasan ke  Bert

*****
Saudara Bert,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Kami berharap jawaban saudara dapat membantu semua pengunjung untuk memahami kasih Isa Al-Masih.
~
Solihin

Balas
domba tersesat
19 Agustus 2014 1:16 pm

~
To: IDI,

Anda berada di negara yang mayoritas beragama Islam dan merupakan Muslim terbesar di dunia. Kalau saja ajaran Islam dalam Al-Quran mengajarkan kekerasan (terroris) mungkin staf IDI tidak bakalan hidup di negara ini, termasuk sdr. Bert. Sdr. Staf IDI tidak paham konteks ayat-ayat tentang jihad turun pada saat seperti apa? Bertanyalah dari pada sok tahu.

Balas
staff
19 Agustus 2014 2:26 pm
Balasan ke  domba tersesat

~
Saudara Domba Tersesat,

Kami berharap saudara membaca dengan teliti artikel di atas. Artikel di atas menyatakan, “Umumnya orang Islam dan Kristen menyesalkan serangan teroris. Karena teroris di atas beragama Islam, umat Muslim pun makin jengkel. Kebanyakan orang Islam berpendapat agamanya tidak mendukung terorisme.” Tetapi karena adanya ayat-ayat Al-Quran yang mendukung tindakan seperti itu, maka kaum ekstremis melakukan teror dan pemboman.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara agar umat Islam lainnya tidak terjun dalam dunia terroris? Dan bagaimana seharusnya umat Islam bersikap terhadap ayat-ayat jihad yang mendukung tindakan terroris? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin

Balas
Bert
19 Agustus 2014 1:35 pm

~
Domba Tersesat,

“Anda berada di negara yang mayoritas beragama Islam dan merupakan Muslim terbesar di dunia. Kalau saja ajaran Islam dalam Al-Quran mengajarkan kekerasan (terroris) mungkin staf IDI tidak bakalan hidup di negara ini, termasuk sdr. Bert. Sdr. Staf IDI tidak paham konteks ayat-ayat tentang jihad turun pada saat seperti apa. Bertanyalah dari pada sok tahu.”

Respons:
Muslim di Indonesia masih lebih mengedepankan hati nuraninya dari pada mentaati perintah Allah pada ayat-ayat tersebut. Atau bisa jadi hanya menjadi Muslim pengecut yang mengaku-ngaku beriman. Bahkan ada yang merasa lebih pintar dari Allah karena ayat-ayat tersebut sudah tidak sesuai zaman sehingga mengganti maksud dari “perangilah” dengan “melalui jalan damai dan syiar”

Balas
staff
19 Agustus 2014 2:37 pm
Balasan ke  Bert

~
Saudara Bert,

Terimakasih untuk tanggapan saudara yang baik. Tidak semua Muslim setuju dengan tindakan para teroris. Tetapi memang kita tahu bahwa ada ayat-ayat Al-Quran yang mendukung tindakan teroris.
~
Solihin

Balas
staff
19 Agustus 2014 2:04 pm

~
Saudara Bert dan Pengamat,

Terimakasih untuk kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu kami menghargai hal itu. Kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang tidak sesuai dengan topik di atas. Tentu sangat baik bila kita mendalami setiap artikel sesuai topiknya, bukan? Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak sesuai dan melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi hal ini. 

Kami senang membantu saudara agar fokus pada artikel di atas dengan tiga pertanyaan di bawah ini. 
1. Mengapa Al-Quran memuat begitu banyak ayat tentang jihad?
2. Mengapa Isa Al-Masih begitu berfokus pada pengampunan dan keperluan mengasihi musuh?
3. Apa yang dapat diperbuat oleh orang beragama supaya lebih menaati perintah Isa Al-Masih untuk mengasihi musuh?
~
Solihin

Balas
isa itu islam
19 Agustus 2014 2:20 pm

~
To: IDI,

Anda tak ubahnya serigala berbulu domba. Anda begitu mengkritisi ayat tentang jihad, tapi anda menutup mata ayat-ayat perang dalam Alkitab.

1. Lukas 19:27, “Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka Aku menjadi rajanya, bawalah mereka kemari dan bunuhlah mereka di depan mata-Ku.” Yang tidak suka Yesus jadi raja harus dibunuh di depan Yesus? Inikah ajaran kasih?

2. 1 Samuel 15:3, “Bunuhlah semua orang laki-laki, wanita, anak-anak dan bayi; juga sapi, domba, unta dan keledai.” Bayi yang tidak berdosa pun harus dibunuh. Inikah ajaran kasih?

3. Ulangan 20:16-17, “Janganlah kau biarkan hidup apapun yang bernafas, melainkan harus kau tumpas sama sekali.” Apakah ini juga ajaran kasih?

Balas
staff
19 Agustus 2014 3:09 pm
Balasan ke  isa itu islam

~
Saudara Isa Itu Islam,

Banyak ayat-ayat Al-Quran yang mendukung tentang jihad dan itu dilakukan para Islam ekstremis hingga saat ini. Tentu banyak juga umat Islam yang tidak setuju dengan hal ini. Tetapi karena adanya ayat-ayat tersebut di Al-Quran melegalkan untuk menghilangkan nyawa orang dengan pemboman.

Nah, ayat-ayat yang saudara kutip dari Injil, Rasul Lukas adalah sebuah perumpamaan. Silakan baca ayat 11. “Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan.”

Sedangkan ayat dari Samuel dan Taurat dalam konteks negara. Bukankah itu perang melawan bangsa Amalek? Sungguh berbeda dengan ayat-ayat Al-Quran. Ayat-ayat itu bukan dalam konteks perang antar bangsa, tetapi karena orang-orang yang dianggap kafir. Berbeda, bukan? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin

Balas
domba tersesat
19 Agustus 2014 3:20 pm

~
To: Isa Itu Islam,

Terimakasih atas pencerahannya. Selama ini yang saya tahu Kristen selalu menggemborkan tentang kasih sayang. Setelah saya baca tulisan dari Isa itu Islam ternyata ngeri juga ajaran Kristen.

Balas
staff
19 Agustus 2014 3:47 pm
Balasan ke  domba tersesat

~
Saudara Domba Tersesat,

Artikel di atas telah menjelaskan dengan baik. Bahwa tidak ada pengikut Isa Al-Masih yang melakukan teror dan pemboman. Tetapi kaum ekstremis Islam dengan yakin membunuh dan membom berdasarkan ayat-ayat Al-Quran. Pertanyaannya adalah apakah saudara pernah mendengar bahwa pengikut Isa Al-Masih membunuh berdasarkan ayat yang disampaikan saudara Isa itu Islam? Bagaimana saudara?
~
Solihin

Balas
Pengamat
19 Agustus 2014 4:12 pm

~
Saudara Staff Isa dan Islam,

Anda mengatakan ayat Alkitab tentang bangsa amalek adalah dalam konteks perang antar negara. Mana ayat Alkitab yang mendukung pernyataan anda? Menurut kami, pembunuhan bangsa Amalek itu adalah perintah Tuhan anda. Tahukah anda bahwa ayat itulah yang memberikan inspirasi kepada bangsa-bangsa Kristen (barat) melakukan pembunuhan penjajahan keji selama berabad-abad di muka bumi?

Balas
staff
20 Agustus 2014 3:06 am
Balasan ke  Pengamat

~
Saudara Pengamat,

Artikel di atas telah memberikan penjelasan dengan baik. “Perlu diketahui, secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Jadi sangat salah jika agama Islam dianggap sebagai satu-satunya agama yang menghasilkan teroris.” Kami tidak menafikan bahwa semua agama pernah terlibat dalam tindakan teror.

Tetapi yang jelas bahwa hal itu tidak sesuai dengan ajaran Isa Al-Masih. Isa Al-Masih bersabda, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Jelas, Isa Al-Masih menentang semua tindakan teror yang dilakukan semua agama, termasuk Kristen.

Karena itu, kami mengajak saudara untuk merenungkan sabda Isa Al-Masih tersebut. Bila kita menaati perintah Isa Al-Masih, bukankah dunia menjadi damai dan indah? Maukah saudara menaati perintah Isa Al-Masih untuk mengasihi dan berdoa bagi orang yang berbuat jahat kepada saudara? Bagaimana saudara?
~
Solihin

Balas
ismail
19 Agustus 2014 5:13 pm

***
Menurut saya:

1. Ayat tentang jihad itu bukan dari Tuhan yang Maha pengasih. Sebab tidak mungkin Dia mendelegasikan pengambilan nyawa manusia oleh manusia karena manusia tidak bisa adil seperti diri-Nya. Jika Tuhan sendiri yang melakukannya maka sudah memenuhi keadilan-Nya.

2. Karena Isa Al-Masih adalah Tuhan. Dia mengklaim diri-Nya sebagai yang awal dan yang akhir (Wahyu 22:13; Yesaya 44:6; diakui oleh Qs 57:3).

Mengenai amalek. Baca yang teliti apa kata Tuhan: “Aku akan…”

Balas
staff
20 Agustus 2014 3:28 am
Balasan ke  ismail

***
Saudara Ismail,

Terimakasih untuk komentar saudara. Isa Al-Masih tidak menghendaki jihad yang dilakukan semua agama. Isa Al-Masih menghendaki agar semua orang saling mengasihi dan mengampuni. Kiranya sikap dan tindakan Isa Al-Masih menjadi contoh dan teladan yang baik bagi kita.
~
Solihin

Balas
domba tersesat
19 Agustus 2014 6:04 pm

~
Sejarah penyebaran agama Kristen khususnya di Asia dilakukan oleh Inggris, Spanyol, Portugis, Belanda sebagai bangsa penjajah dan mereka membawa pasukan berikut penginjil-penginjil. Motivasinya mengeruk kekayaan dan pemurtadan. Di Indonesia siapa yang mau pindah agama kepada Kristen diberikan kehidupan yang layak oleh Belanda, termasuk moyangnya para staf IDI. Mungkin karena tidak sanggup menderita akhirnya masuk Kristen supaya dikasihani Belanda.

Balas
staff
20 Agustus 2014 7:38 am
Balasan ke  domba tersesat

~
Saudara Domba Tersesat,

Sangat baik bila kami mengutip kembali bagian dari artikel di atas. “Perlu diketahui, secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Jadi sangat salah jika agama Islam dianggap sebagai satu-satunya agama yang menghasilkan teroris.” Ini menjelaskan bahwa Kristen pun pernah terlibat dalam tindakan teror.

Tetapi jelas Isa Al-Masih tidak setuju dan tidak berkenan akan hal itu. Sebab Isa Al-Masih menghendaki agar semua orang saling mengasihi dan mengampuni. Isa Al-Masih bersabda, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Tidakkah indah bila semua agama menaati sabda Isa Al-Masih dan menjauhi terorisme? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin

Balas
ismail
19 Agustus 2014 11:18 pm

*
3. Mengasihi orang yang memusuhi kita? Ini gambaran kasih sejati. Jika Tuhan maha pengasih dan penyayang, maka benarlah ajaran ini. Bukannya malah membenci kafir.

Balas
staff
20 Agustus 2014 7:42 am
Balasan ke  ismail

~
Saudara Ismail,

Terimakasih untuk komentar saudara. Sebagaimana sifat Allah maha pengasih dan penyayang, demikian ajaran Isa Al-Masih. Dan itu tercermin dari seluruh tindakan Isa Al-Masih untuk mengasihi dan mengampuni orang yang bersalah kepada-Nya.
~
Solihin

Balas
ismail
20 Agustus 2014 12:36 am

~
To: Domba Sesat,

Jika benar, maka mereka telah menyimpang jauh dari ajaran Isa Al-Masih yaitu mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri. Jadi, kesalahannya bukan pada ajarannya . Tapi bandingkan dengan ayat-ayat Al-Quran yang memerintahkan bunuh kafir. Apakah ini dari Tuhan yang maha pengasih dan penyayang? Tentu tidak. Jadi, kembali kita pelajari sejarah Al-Quran, pada masa kalifah Utsman dan renungkan.

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:01 pm
Balasan ke  ismail

~
Saudara Ismail,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Memang Isa Al-Masih memerintahkan kita untuk mengasihi dan berdoa bagi orang yang menganiaya kita (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Karena itu, mari kita melakukan firman Isa Al-Masih. Sebab setiap perkataan dan tindakan yang tidak mengasihi orang lain bukan berasal dari Allah.
~
Solihin

Balas
Pengamat
20 Agustus 2014 3:40 am

~
Saudara Staff Isa dan Islam dan Kristen,

Coba pakai nalar! Kalau bukan karena mendapat inspirasi dari Alkitab, mengapa semua tindakan penjajahan, pembunuhan, pendudukan tanah bangsa lain, kepemilikan dan penggunaan senjata pemusnah massal, seks bebas, hedonisme pelakunya adalah bangsa-bangsa yang beragama Kristen (AS, Inggris, Perancis, Spanyol, Belanda, Portugis, Australia, dll)?

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:13 pm
Balasan ke  Pengamat

~
Saudara Pengamat,

Isa Al-Masih dengan tegas menyatakan, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Bagaimana mungkin perintah yang indah ini menjadi inspirasi penjajahan, pembunuhan, dan sebagainya? Mungkinkah orang yang mengasihi memiliki niat untuk menjajah, membunuh, dan sebagainya?

Kami sudah sampaikan bahwa tindakan teror yang dilakukan semua agama, termasuk Kristen, tidak dapat dibenarkan Isa Al-Masih. Dan Isa Al-Masih menentang semuanya itu. Oleh karena itu, marilah kita tunduk pada perintah Isa Al-Masih untuk saling mengasihi dan mengampuni. Bagaimana saudara?
~
Solihin

Balas
Bert
20 Agustus 2014 5:09 am

~
Pengamat,

Menulis: Saudara Staff Isa dan Islam dan Kristen,

Coba pakai nalar! Kalau bukan karena mendapat inspirasi dari Alkitab, mengapa semua tindakan penjajahan, pembunuhan, pendudukan tanah bangsa lain, kepemilikan dan penggunaan senjata pemusnah massal, seks bebas, hedonisme pelakunya adalah bangsa-bangsa yang beragama Kristen (AS, Inggris, Perancis, Spanyol, Belanda, Portugis, Australia, dll)?

Respons:
Jika anda mampu menggunakan “kewarasan berpikir dan hati nurani”, tentu anda sudah tahu mereka itu mendapat “inspirasi” dari Al-Quran yang memang nyata mengajarkan kekejian karena mentaati perintah Alloh. Karena Injil tidak mengajarkan kekejian. Bagaimana mungkin bisa menjadi inspirasi bagi orang lain untuk berbuat kekejian?

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:16 pm
Balasan ke  Bert

~
Saudara Bert,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kami yakin banyak umat Islam yang tidak setuju dengan tindakan teroris. Walaupun kami tahu ada banyak ayat-ayat Al-Quran yang memerintahkan untuk membunuh orang kafir. Tetapi biarlah semua umat beragama berpegang pada perintah Isa Al-Masih untuk mengasihi dan mengampuni semua orang.
~
Solihin

Balas
Johan
20 Agustus 2014 5:38 am

~
Bert,

Kekejian seperti apa yang anda maksudkan di dalam perintah Allah? Islam sangat mengharamkan terorisme, karena itu adalah perbuatan yang sangat menyimpang dari ajaran Islam.

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:24 pm
Balasan ke  Johan

~
Saudara Johan,

Kami tahu bahwa tidak semua umat Islam setuju dengan tindakan terorisme. Dan artikel di atas telah menyatakan bahwa secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Walaupun kami tahu juga bahwa ada ayat-ayat Al-Quran menyatakan, “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka…” (Qs 9:5).

Tentu ini tidak sesuai dengan ajaran Isa Al-Masih untuk saling mengasihi dan mengampuni. Kami yakin saudara setuju dan suka dengan ajaran Isa Al-Masih itu, bukan? Karena itu, mari kita mengarahkan dan menaati perintah Isa Al-Masih untuk saling mengasihi dan mengampuni. Tidakkah itu lebih baik dan menjadikan dunia lebih indah? Tentu saudara setuju bahwa tindakan membunuh dan teror tidak membuat dunia indah dan nyaman, bukan? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin

Balas
isa itu islam
20 Agustus 2014 5:40 am

~
To: IDI,

Menulis, “Tetapi karena adanya ayat-ayat tersebut di Al-Quran melegalkan untuk menghilangkan nyawa orang dengan pemboman.”

Bukti dan dasar yang kuat dalam menyatakan sebuah statemen sehingga tidak mengarah ke fitnah.

Perumpamaan? Ajaran yang hanya dijejali dogma. Perintah membunuh dikatakan perumpamaan, darah Yesus untuk mensucikan dikatakan perumpamaan. Daging Yesus diumpamakan roti, dll. Matius 10:32-34, “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.”

Lukas 22:36, “Siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.” Apakah perintah Yesus membeli pedang hanya untuk memasak?

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:38 pm
Balasan ke  isa itu islam

~
Saudara Isa Itu Islam,

Sesungguhnya artikel di atas telah menyebutkan ayat-ayat tersebut. Tetapi kami ingin menambahkan. “(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka‘” (Qs 8:12).

Nah, kami tidak pernah menemukan dalam Injil Isa Al-Masih membunuh atau berbuat jahat kepada sesama. Bagaimana mungkin Pribadi suci yakni Isa Al-Masih memerintahkan membunuh? Bukankah perintah membunuh muncul dari pribadi yang mempunyai tabiat membunuh? Apakah saudara pernah menemukan bukti dalam Injil bahwa Isa Al-Masih membunuh? Bagaimana saudara?

Justru sebaliknya. Isa Al-Masih bersabda, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Bukankah indah perintah Isa Al-Masih ini?
~
Solihin

Balas
Edi Setiawan
20 Agustus 2014 7:11 am

~
Siapa yang memulai perang dunia pertama? Muslim?
Siapa yang memulai perang dunia kedua? Muslim?
Siapa yang membunuh 20 jutaan Aborigin di Australia? Muslim?
Siapa yang mengirim bom nuklir Hiroshima dan Nagasaki? Muslim?
Siapa yang membunuh lebih dari 100 jutaan orang Indian di Amerika Utara? Muslim?
Siapa yang membunuh lebih dari 50 jutaan orang Indian di Amerika Selatan? Muslim?
Siapa yang mengambil sekitar 180 jutaan orang Afrika sebagai budak dan 88% dari mereka meninggal dan dilemparkan di Laut Atlantic? Muslim?
============
Agama apakah yang disebarluaskan dengan sarana penjajahan (termasuk ke Indonesia)? Islamkah? Siapakah yang memperjuangkan kemerdekaan RI? Dan siapakah yang berteman dengan penjajah pergi ke tempat ibadah?

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:45 pm
Balasan ke  Edi Setiawan

~
Saudara Edi Setiawan,

Kami sangat senang artikel di atas bersikap obyektif. Perhatikanlah bagian kalimat dari artikel di atas. “Perlu diketahui, secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Jadi sangat salah jika agama Islam dianggap sebagai satu-satunya agama yang menghasilkan teroris.” Artinya agama Kristen pun pernah melakukan hal itu.

Tetapi jelas hal itu tidak sesuai dengan ajaran Isa Al-Masih. Isa Al-Masih menghendaki agar semua orang, suku, kaum, dan bangsa untuk saling mengasihi (Injil, Rasul Markus 12:30-31). Tetapi bila saudara menyatakan bahwa hanya Islam saja yang memperjuangkan kemerdekaan RI, tampaknya saudara harus belajar sejarah lagi. W.R. Supratman (pencipta lagu Indonesia Raya) bukan Islam. Dr. Leimena (masa Soekarno) bukan Islam. Dan masih banyak lainnya.
~
Solihin

Balas
ismail
20 Agustus 2014 7:31 am

~
Sudara Muslim,

Bukankah sudah jelas ayatnya di atas Qs 9:5? Apanya yang mau dibantah? Pelajari dulu sejarah Al-Quran. Ketika kalifah Utsman, mengkompilasi Al-Quran, yang pasti Tuhan tidak akan suruh manusia untuk bunuh manusia, apapun alasannya. Jika dipaksakan, maka inilah namanya penghinaan terhadap Tuhan yang maha pengasih dan penyayang. Kontradiksi yang paling fatal jika sang maha pengasih menyuruh bunuh.

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:48 pm
Balasan ke  ismail

~
Saudara Ismail,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kiranya ini menjadi bahan perenungan bagi semua pengunjung situs ini agar memerhatikan sabda Isa Al-Masih supaya saling mengasihi dan mengampuni (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).
~
Solihin

Balas
pata
20 Agustus 2014 7:40 am

~
Tidak tahukah saudara, bahwa dengan berusaha mencari-cari kesalahan Islam, berarti saudara malah memperlihatkan kesalahan saudara sendiri? Dengan adanya website ini, keimanan kami, umat Islam semakin mantap. Bahwa Islam adalah agama yang paling benar.

Balas
staff
20 Agustus 2014 11:55 pm
Balasan ke  pata

~
Saudara Pata,

Sangat baik bila kami mengutip bagian dari artikel di atas untuk mengingatkan saudara. “Perlu diketahui, secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Jadi sangat salah jika agama Islam dianggap sebagai satu-satunya agama yang menghasilkan teroris.” Jelas, bagaimana sikap kami.

Tetapi yang perlu mendapat perhatian kita adalah sabda Isa Al-Masih. “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Tidakkah sabda ini indah bagi kehidupan umat manusia di dunia bila kita melakukannya? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin

Balas
isa itu islam
20 Agustus 2014 7:44 am

~
To: Ismail,

Menulis: “Inilah namanya penghinaan terhadap Tuhan yang maha pengasih dan penyayang. Kontradiksi yang paling fatal jika sang maha pengasih menyuruh bunuh.”

Yang jadi pertanyaan bagaimana dengan nubuat kematian Yesus di tiang salib? Bukankah menurut kepercayaan anda Yesus mengemban misi untuk mati terbunuh di tiang salib, agar dosa umatnya bisa ditebus? Anda mengakui ataupun tidak, umat Nasrani adalah umat yang sangat menginginkan kematian Yesus. Sebab tanpa kematian Yesus dosa umat Nasrani tidak akan tertebus. Nasrani adalah umat yang sangat menginginkan Tuhannya mati?

Balas
staff
21 Agustus 2014 12:02 am
Balasan ke  isa itu islam

~
Saudara Isa Itu Islam,

Kami mengajak saudara untuk berpikir dengan jernih sekalipun barangkali saudara tidak setuju dengan komentar pengunjung lainnya. Mari kita cermati artikel di atas secara obyektif. Mengapa kami menyatakan demikian? Sebab kami tahu bahwa komentar saudara tidak memiliki dasar yang kuat. Barangkali saudara menuliskan komentar tersebut dalam kondisi emosi.
~
Solihin

Balas
Bert
20 Agustus 2014 7:46 am

~
Johan,

Menulis: “Kekejian seperti apa yang anda maksudkan di dalam perintah Allah?”

Respons:
Orang-orang di luar Islam yang anda kenal tentu tidak menyembah, bertaqwa, apalagi beriman pada Allah SWT sehingga harus anda perangi karena mentaati perintah Allah seperti:

“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk” (Qs 9:29). Teroris adalah mereka yang mentaati perintah tersebut.

Balas
staff
21 Agustus 2014 12:06 am
Balasan ke  Bert

~
Saudara Bert,

Terimakasih untuk komentar saudara.
~
Solihin

Balas

Sidebar

Artikel Terbaru

  • Apakah Saya Akan Masuk Surga? Ini Jalan Allah
  • Hadis Tentang Nabi Isa: Satu-Satunya Yang Tidak Tersentuh Setan
  • Sejarah Mekah Dalam Terang Arkeologi Dan Ilmu Pengetahuan
  • Hikmah Qurban Nabi Ibrahim
  • Apakah Makna Qurban Idul Adha Yang Sebenarnya?

Artikel Terpopuler Bulan Ini

  • Antara Agama Dan Korupsi: Bagaimana Menjaga Hati Bersih?
  • Hadis Tentang Nabi Isa: Satu-Satunya Yang Tidak Tersentuh Setan
  • Apakah Saya Akan Masuk Surga? Ini Jalan Allah
  • Contoh Menghina Allah Paling Nyata: Menghina Kalimatullah
  • Potong Kuku Dalam Islam Menjaga Kebersihan Jasmani dan Hati?

Artikel Yang Terhubung

  • Sikap Kristen dan Islam Terhadap Charlie Hebdo
  • Penyerangan Terhadap Ahmadiyah: Bagaimana Menanganinya? 
  • Talak dan Pernikahan, Menurut Islam dan Kristen
  • Hikmah Bom Di Masjid Mesir Bagi Umat Islam Dan Kristen
  • Islam, Kristen Bertanya: "Mengapa Artis-Artis Pindah Agama?"

Hubungi Kami

Apabila Anda memiliki pertanyaan / komentar, silakan menghubungi kami dengan menekan tombol di bawah ini.

Hubungi Kami

Renungan Berkala Isa dan Al-Fatihah

Apabila Anda ingin menerima renungan singkat setiap minggu, silakan menekan tombol di bawah ini

Renungan Berkala Isa Dan Al-Fatihah

Social Media

Facebook
TikTok
Instagram
YouTube

Hak Cipta © 2009–2026 | Dialog Agama Isa dan Islam. | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Membalas Email | Hubungi Kami

wpDiscuz