Ketika kita mengetahui kabar baik, pastilah kita ingin berbagi kepada teman dan keluarga. Kita ingin agar orang yang kita kasihi bisa mendapat kebahagiaan.
Hal ini bisa berupa menemukan tempat makan enak. Atau membagikan informasi menarik. Misalnya ada konser, diskon besar atau pameran yang sesuai hobi kita.
Terlebih lagi jika ada informasi penting yang dapat menyelamatkan nyawa manusia. Misalnya ada pengobatan efektif untuk kanker. Kita pasti akan membagikannya kepada orang dekat yang membutuhkan.
Demikianlah kenikmatan surga Allah. Hal ini sangat penting dan mempengaruhi keadaan kita di akhirat. Pasti semua umat beragama ingin memperolehnya.
Bagaimana kita bisa mendapat kenikmatan surga Allah? Mari kita simak pembahasannya. Agar Anda dan orang yang Anda kasihi bisa mendapatkannya.
Kenikmatan Surga Allah dalam Islam
Ajaran Islam menyatakan surga adalah tempat penuh kenikmatan. Didalamnya penduduk surga bersenang-senang.
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan . . . mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka . . . Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli” (Qs 52:17-20).
Penjelasan lebih jauh menyatakan kenikmatan surga Allah penuh berbagai aktifitas. Semuanya merupakan kesukaan baik bagi pria maupun wanita.
Ada seorang ulama yang mengatakan bahwa semua yang haram di dunia, menjadi halal di surga. Misalnya minum minuman keras, bisa dilakukan. Atau jika rindu bertemu pacar lama, bahkan suami orang lain, juga bisa terjadi.
Terlepas dari kontroversi penjelasan itu, memang intinya ada kenikmatan surga Allah. Di surga kita akan mendapat segala yang hati kita inginkan (Qs 16:31, 43:71).
Karena inilah maka umat Islam sangat merindukan kenikmatan surga Allah. Dan juga sebaliknya sangat takut akan hukuman di neraka.
Termotivasi dengan hal ini, maka umat diharapkan melakukan syiar agama. Yaitu menyatakan ajaran agama kepada orang lain. Agar banyak orang bisa mendapatkan kenikmatan surga Allah.
Kenikmatan Surga Allah Sulit Tercapai
Masalahnya tidak mudah untuk bisa mencapai surga. Kita semua adalah manusia berdosa. Banyak kesalahan yang kita lakukan selama hidup ini.
Ayat tentang kenikmatan surga Allah juga berisi prasyarat. Yaitu hanya untuk orang yang bertakwa.
“Surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya . . . mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa” (Qs 16:31).
Selain itu kita tidak tahu bagaimana timbangan Allah di akhirat. Apakah timbangan kita akan ringan atau berat. Karena mungkin ada banyak dosa yang tidak kita sadari.
Contohnya ada Hadist mengatakan bahwa tidak boleh ada sedikitpun kesombongan. Jika ditemukan kesombongan maka orang itu tidak bisa masuk surga (Hadits Muslim No.133).
Bahkan ada ayat Al-Quran yang lebih tegas menyatakan bahwa semua umat pasti akan masuk neraka. Hal ini adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan (Qs 19:71).
Inilah yang menjadi dasar masalahnya. Jika kita sendiri tidak mendapat kepastian, bagaimana mungkin bisa mengajak orang lain?
Gambaran Persimpangan Jalan
Jalan mendapat kenikmatan surga Allah memang sulit. Banyak orang yang kesulitan menemukannya.
Gambarannya seperti berada di persimpangan jalan besar. Ada jalan yang menuju kebahagiaan. Namun ada banyak jalan lain yang rawan bencana, banyak perampok atau juga menuju jurang maut.
Kemudian di tiap persimpangan ada orang yang memberi informasi. Sehingga kita mendapatkan gambaran mengenai kondisi di ujung jalan.
Dalam hal ini ada dua poin penting. Pertama sebagai pengendara, kita mau memilih jalan yang pasti aman menuju kebahagiaan. Kita tidak mau mengambil jalan beresiko. Yaitu yang mungkin aman, namun mungkin celaka.
Kedua, dari sudut pandang orang yang memberi informasi. Jika kita yakin jalan kita pasti benar, kita harus bersungguh-sungguh. Kita akan melakukan segala upaya agar orang lain tidak tersesat.
Namun sebaliknya jika kita sendiri tidak yakin akan kepastian ujung jalan, sebaiknya kita cari tahu. Jangan sampai malah kita mencelakakan orang lain.
Kabar Baik Kepastian Kenikmatan Surga Allah
Sehubungan dengan hal ini ada satu kabar sangat baik. Yaitu ada jalan untuk pasti bisa mendapatkan kenikmatan surga Allah.
Jalan ini bukan berdasar amal dan ibadah kita. Karena amal dan ibadah tidak akan pernah mampu untuk menutup dosa.
Jalan ini adalah berdasarkan rahmat Allah. Yaitu Ia mau mengampuni dosa manusia sepenuhnya. Sehingga ada jaminan kita memperoleh kenikmatan surga Allah.
Hal ini bukan berarti kita bisa berbuat dosa seenaknya. Melainkan justru akan membuat kita termotivasi rajin berbuat baik. Hal ini karena kita mengucap syukur atas jalan selamat yang Allah berikan.
Jalan selamat Allah adalah melalui Isa Al-Masih. Isa adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Ia datang melalui perawan Maryam.
Hanya Isa Al-Masih dapat mengampuni dosa manusia. Ia mati di kayu salib untuk menanggung hukuman dosa dan memulihkan hubungan manusia dengan Allah.
“Sabda Isa kepadanya, ‘Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tak seorang pun datang kepada Sang Bapa [Allah], kecuali melalui Aku’” (Injil, Yahya 14:6).
Inilah satu-satunya jalan yang harus kita tempuh untuk sampai kepada Allah dan menerima hidup kekal di surga.
Umat Nasrani yakin Isa memberi jaminan jalan lurus. Karena itu ajaran kebenaran Isa disebut Injil, berarti kabar baik. Karena Injil memberi kepastian kenikmatan surga Allah.
Isi Kenikmatan Surga Allah
Selanjutnya Isa memberitahu apa saja kenikmatan surga Allah. Rupanya isinya bukan untuk keinginan atau kesenangan kita pribadi.
Kenikmatan surga Allah yang sebenarnya adalah karena bisa bertemu Allah. Ia adalah Allah yang maha kasih dan kaya rahmat. Bersama-Nya adalah kebahagiaan sejati manusia.
“. . . Ia [Allah] akan diam bersama-sama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya . . . Ia akan menghapus semua air mata dari mata mereka. Maut tidak akan ada lagi. Dukacita, ratap tangis, dan penderitaan pun akan berhenti . . .” (Injil, Wahyu 21:3-4).
Selanjutnya upah dan aktivitas penghuni surga adalah menyembah Allah. Kita akan penuh dengan ucapan syukur dan kekaguman kepada-Nya.
“. . . siang malam mereka tidak berhenti berseru, ‘Suci, suci, suci, Allah, Tuhan Yang Mahakuasa’ . . . ‘Ya Allah, ya Tuhan kami, Engkau layak menerima hormat, kemuliaan, dan kuasa. Karena Engkaulah yang menjadikan segala sesuatu . . .’” (Injil, Wahyu 4:8-11).
Inilah gambaran kenikmatan surga Allah. Ia mau semua manusia bisa bersama-Nya dalam kemuliaan kekal. Hal ini tentu sangat berbeda dari kesukaan kita selama di bumi.
Mendapatkan Jalan Pasti ke Surga
Yang terutama adalah kita pasti bisa mendapatkan semua hal ini. Surga adalah kepastian. Bukan sebuah kemungkinan.
Allah menyediakan jalan keselamatan yang pasti. Cara kita mendapatkannya adalah dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih.
“Melalui Isa Al-Masih, Allah memberikan pengampunan dosa dan surga. Setiap orang yang mengimani-Nya dibebaskan dari segala dosa. Hal ini tidak mungkin tercapai dari berusaha memenuhi seluruh perintah Allah” (Injil, Kisah Para Rasul 13:38-39, parafrasa).
Inilah alasannya mengapa pengikut Isa Al-Masih rindu membagikan kabar baik (Injil). Karena di dalamnya terdapat satu-satunya petunjuk jalan lurus. Yaitu ada jaminan selamat dari Allah.
Maukah Anda mendapatkan jalan pasti menuju kenikmatan surga Allah? Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih!
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Menurut Saudara, mengapa orang Nasrani sering menyebarkan Injil di seluruh dunia?
- Apakah orang dapat masuk surga tanpa semua dosanya diampuni dulu? Setelah membaca artikel ini, bagaimana pendapat Saudara bahwa hanya Isa Al-Masih bisa mengampuni dosa?
- Menurut Saudara, faktor-faktor apa yang menentukan jika orang dapat masuk surga?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:
- Apakah Yang Dimaksud Dengan Istilah “Injil”?
- Seorang Muslim Mengalami Bahagia Dalam Allah
- Seorang Muslim Menemukan Pengampunan
- Saat Muslim Dan Kristen Meninggal, Pastikah Saya Masuk Sorga?
Video:
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].