
Ia berkata: “Tidak mungkin saya mengimani agama Kristen! Karena Tuhan Kristen ada tiga.”
Saya terkejut dengan pernyatan ini. Memang rupanya banyak orang salah paham dengan istilah Trinitas atau Tritunggal.
Benarkah Tuhan Kristen ada tiga? Mari kita simak uraiannya agar bisa paham makna sebenarnya.
Salah Paham: Tuhan Kristen Ada Tiga
Banyak kesalahpahaman yang ada di masyarakat. Terutama sehubungan dengan istilah Tritunggal. Banyak umat berpikir bahwa Tuhan Kristen ada tiga.
Hal ini didukung oleh berbagai pandangan dan pertanyaan yang ada. Banyak umat menyangka bahwa orang Kristen percaya:
- Allah ada tiga.
- Maryam bagian dari Allah.
- Allah “beranak” seperti manusia.
- Istilah Anak Allah tidak masuk akal.
- Jika Isa, Anak Allah, mustahil mati tersalib.
Namun benarkah semua hal ini? Ada baiknya kita tabayyun agar bisa memahami makna sebenarnya. Sehingga kita tidak salah paham dengan umat Kristen.
Menariknya, Al-Quran mengatakan para pengikut Isa bukanlah orang kafir (Qs 3:55). Bahkan mereka dijadikan umat yang menang.
“Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman (para pengikut Isa) terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang” (Qs 61:14).
Mengapa demikian? Mari kita simak penjelasannya.
Penjelasan Tuhan Kristen Ada Tiga
Sebenarnya, umat Kristen juga menyembah satu Allah. Hal ini jelas tertulis baik dalam Kitab Taurat, maupun Kitab Injil. Sehingga tidak ada keraguan mengenai hal ini sama sekali.
“Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Ulangan 6:4). Dan juga dalam Injil dikatakan, “Karena Allah itu esa . . .” (Injil, Surat 1 Timotius 2:5).
Mengenai istilah Trinitas atau Tritunggal, bukan berarti Tuhan Kristen ada tiga. Melainkan Allah yang Esa menyatakan diri melalui tiga Pribadi.
Pengertian paling baik mengenai hal ini ada dalam Kredo Athanasia. “Satu Allah dalam Trinitas dan Trinitas dalam kesatuan. Mereka tidak bercampur dalam kepribadian namun Ia tidak terpisah secara esensi.”
Selanjutnya banyak pertanyaan mengenai istilah Trinitas. Beberapa kritik mempertanyakan karena istilah ini tidak ada dalam Alkitab.
Memang kata Trinitas atau Tritunggal tidak tertulis dalam Alkitab. Namun makna dan konsepnya ada di sepanjang Alkitab.
Contoh dalilnya: “Anugerah Junjungan kita Yang Ilahi, yaitu Isa Al-Masih, kasih Allah, dan persahabatan Ruh Allah Yang Mahasuci, menyertai kamu semua” (Injil, 2 Korintus 13:13).
Umat Islam bisa dengan mudah mengerti penggunaan istilah ini. Sama seperti kata Tauhid tidak ada dalam Al-Quran. Namun umat Islam mengimani konsepnya terdapat di Al-Quran.
Mengerti hal ini menjadi dasar agar kita bisa meluruskan berbagai kesalahpahaman berikutnya.
Meluruskan Berbagai Kesalahpahaman
Mari kita lihat berbagai pandangan keliru yang banyak menyebar di masyarakat.
- Maryam bukan bagian dari Allah.Umat Kristen tidak percaya bahwa Maryam bagian dari Allah. Melainkan ini ajaran sekte sesat Collyridian/ Mariamites (350 AD – 450 AD). Mereka yang mengajarkan bahwa Maryam termasuk dalam Trinitas.
- Penjelasan istilah “Anak Allah”
Istilah Allah memiliki anak tentu hanyalah simbolis. Bukan berarti seperti manusia mengandung dan memiliki keturunan.Ada banyak simbol dalam kekayaan bahasa kita. Contohnya anak kunci, anak sungai. Maupun istilah seperti ibu pertiwi.
Makna dari “Anak Allah” minimal memiliki dua arti. Pertama, menyatakan berasal dari Allah. Karena anak berasal dari orang tuanya.
Selanjutnya juga berarti satu dzat atau esensi. Karena anak manusia adalah manusia. Anak Allah berarti sehakekat dengan Allah. Umat Kristen percaya Isa adalah penjelmaan Kalimatullah dan Ruh Allah menjadi manusia.
“Isa itu sesungguhnya ruh Allah dan firman Allah” (HR. Anas ibnu Malik hal. 72).
- Penjelasan “Allah tersalib”Umat Islam percaya kematian itu hanyalah masalah jasmani. Ruh manusia tetap hidup bahkan setelah tubuh manusia meninggal (Qs 89:27-28).Isa yang adalah Ruh Allah dan Kalimatullah hanya sesaat Ruh meninggalkan tubuh-Nya. Untuk menyatakan hukuman atas dosa manusia adalah penderitaan dan kematian. Isa menjadi penebus bagi manusia atas dosanya.
Namun Allah adalah sumber hidup. Karena itu Kalimatullah bangkit. Ia menjadi pernyataan kuasa Allah bagi kehidupan manusia.
Setelah melihat semua ini kita bisa paham bahwa adalah salah, pandangan yang menyatakan Tuhan Kristen ada tiga. Pengertian ini membawa kita pada pertanyaan paling mendasar. Jika demikian apa makna sebenarnya dari Trinitas?
Makna Sebenarnya dari Tuhan Kristen Ada Tiga
Minimal ada dua makna utama dari pemahaman Trinitas, yaitu:
A. Melihat Allah secara utuh.
Maknanya adalah melihat Allah dalam seluruh pernyataan-Nya. Sehingga kita bisa mengenal Allah seutuhnya.
- Allah Bapa: Allah pencipta, yang ada di surga.
- Allah Anak: Allah penyelamat, yang mendamaikan manusia berdosa dengan Allah.
- Allah Roh Kudus: Allah pembimbing, yang menolong umat-Nya dalam kehidupan sampai masuk surga.
B. Melihat Allah menyelamatkan manusia!
Salah satu hal utama yang paling sering disalahpahami adalah Allah menjadi manusia. Pertanyaannya bukan apakah Allah mampu menjadi manusia, namun apa tujuannya?
“Kalam itu [Isa Al-Masih] telah menjadi manusia, lalu tinggal di antara kita . . . yang datang dari Sang Bapa, penuh dengan anugerah dan kebenaran . . . tak seorang pun pernah melihat Allah; Sang Anak . . . Dialah yang telah menyatakan-Nya” (Injil, Yahya 1:14,18).
Isa sebagai penjelmaan Ruh dan Kalimatullah menjadi manusia. Tujuannya untuk menyatakan rahmat Allah. Yaitu agar manusia berdosa bisa selamat.
Dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa, manusia mendapatkan surga. Karena Allah akan mengampuni dosa dan Allah Roh Kudus akan membimbing kehidupan.
Mengimani Keselamatan Allah
Jadi kita bisa menyingkirkan banyak kesalahpahaman bahwa tidak benar Tuhan Kristen ada tiga. Dan bahkan ada makna dalam di balik istilah Trinitas.
Makna terutama adalah Allah mau menyelamatkan manusia berdosa. Kita mendapatkannya dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa.
“Di dalam Al-Masih, kita memperoleh tebusan . . . yaitu pengampunan atas pelanggaran-pelanggaran kita, sesuai dengan kekayaan anugerah-Nya” (Injil, Surat Efesus 1:7).
Maukah Anda mendapatkan keselamatan Allah? Mari mengimani Isa Al-Masih!
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:
- Muslim: Apakah Pengertian Tritunggal Kristen Masuk Akal?
- Berapakah Allah Dalam Agama Kristen: Tiga atau Satu?
- Wujud Bukti Nyata Allah ar-Rahman dan ar-Rahim: Isa Kalimat Allah
Video:
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Bagaimana pendapat Saudara bahwa bukan Tuhan Kristen ada tiga, melainkan satu?
- Bagaimana pendapat Saudara mengenai banyak kesalahpahaman Tuhan Kristen ada tiga dalam masyarakat?
- Bagaimana pendapat Saudara bahwa Allah mau menyelamatkan manusia berdosa masuk surga?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus.


Istilah Allah memiliki anak tentu hanyalah simbolis. Bukan berarti seperti manusia mengandung dan memiliki keturunan.Ada banyak simbol dalam kekayaan bahasa kita. Contohnya anak kunci, anak sungai. Maupun istilah seperti ibu pertiwi.

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].