Setiap bayi yang baru lahir pasti menangis. Menurut hadis hal ini karena tersentuh setan.
Namun ada hadis menyatakan Nabi Isa berbeda. Nabi Isa tidak tersentuh setan saat lahir.
Rupanya hanya Nabi Isa yang mengalami kejadian ini. Sedangkan semua manusia, termasuk para nabi lainnya tidak demikian.
Apakah ada pesan Allah sehubungan dengan peristiwa ini? Mari kita perdalam maknanya agar kita mendapat hidayah Allah.
Hadis Tentang Nabi Isa: Terlindung Saat Bayi
Hadis tentang Nabi Isa ini adalah shahih. Menceritakan kisah menakjubkan yang terjadi.
“Tidak ada seorang pun dari anak keturunan Adam yang dilahirkan kecuali dia disentuh oleh setan saat dilahirkan, maka dia akan berteriak (menangis) karena sentuhan setan tersebut kecuali Maryam dan anaknya” (Shahih Al-Bukhari 3177).
Hadis ini menunjukan bahwa ada keistimewaan saat kelahiran Isa Al-Masih. Karena Ia satu-satunya yang tidak tersentuh setan. Jika demikian, apakah maknanya?
Penjelasan Hadis Tentang Nabi Isa
Banyak pertanyaan sehubungan dengan Hadis tentang Nabi Isa. Karena itu para ulama terdorong memberikan jawabannya.
Menurut ulama, setiap nabi dan rasul Allah memiliki fadhilah atau keistimewaan tersendiri. Hal ini sesuai dengan maksud dan tujuan Allah.
Dalam hal ini, perlindungan Nabi Isa adalah salah satu fadhilah. Ia memang berbeda dari para nabi lainnya saat lahir.
Peristiwa ini juga berhubungan dengan kebesaran Allah. Karena Ia menjawab doa dari ibu Maryam, yaitu untuk melindungi anaknya.
“Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan . . . aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada Engkau daripada setan yang terkutuk” (Qs 3:36).
Semua penjelasan ini baik. Hanya saja ada berbagai pertanyaan lanjutan. Karena ada banyak ayat Al-Quran dan Hadis lain yang menyatakan keistimewaan lain Isa Al-Masih.
Al-Quran & Hadis Tentang Nabi Isa: Kelahiran Sangat Istimewa
Rupanya tidak tersentuh setan saat bayi hanya salah satu kejadian menarik. Ada banyak kejadian lain seputar kelahiran Isa Al-Masih.
- Ada Nabi Yahya pembaptis yang mendahului. Ia membenarkan pelayanan Isa Al-Masih sebelum Isa lahir (Qs 3:39).
Hanya Isa Al-Masih yang lahir dari perawan (Qs 19:20).
- Hanya Isa Al-Masih yang dinyatakan pribadi suci (Qs 19:19).
- Kelahiran Isa Al-Masih adalah tanda besar semesta alam (Qs 21:91).
- Terutama, kelahiran Isa Al-Masih adalah tanda rahmat Allah.
“. . . Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami . . .” (Qs 19:21).
Semua keadaan ini memperlihatkan keistimewaan Nabi Isa. Namun tidak berhenti saat bayi. Perlindungan Allah berlanjut sampai Ia dewasa.
Perlindungan Sempurna Allah untuk Isa Al-Masih
Para ahli tafsir menyoroti bahwa ada pemeliharaan Allah seumur hidup untuk Isa Al-Masih. Hal ini terlihat dari kata “suci” (Qs 19:19). Kata ini berasal dari kata “zaki/ zakiyy.”
Makna kesucian bisa dipahami sebagai: Terpelihara dari dosa. Tetapi juga berarti terlindung total dari pengaruh setan.
Dengan demikian menjadi dalil dasar perlindungan sempurna Allah. Yaitu seumur hidup Isa Al-Masih.
Hal ini menjelaskan mengapa sekarang Isa Al-Masih bisa berada pada sisi Allah. Kemudian nantinya Dialah yang akan turun mengalahkan Dajjal dan menjadi Hakim adil.
Perlindungan Allah untuk Nabi Lainnya
Kata suci ini teristimewa. Karena tidak pernah dikenakan langsung pada nabi lainnya. Bahkan tidak ada ayat Al-Quran, yang secara langsung menunjukkan Nabi Islam dengan kata ini.
Sebaliknya menjelaskan banyak nabi lain mengalami tekanan. Serta berbagai gangguan ruh jahat.
Contoh hadis menceritakan Nabi Islam mengalami gangguan setan. Kemudian Jibril melakukan ruqiyah. Namun hal ini terjadi setelah beliau terkena sakit (Shahih Muslim 4056).
Ada juga peristiwa lainnya. Nabi Islam terkena sihir. “. . . Rasulullah pernah disihir hingga seakan-akan beliau telah mendatangi para isterinya, padahal beliau tidak mendatanginya . . . Beliau bersabda: ‘. . . aku hanya tidak suka memberikan kesan buruk kepada orang lain dari peristiwa itu’” (Shahih Bukhari 5323).
Jadi memang semua manusia itu rentan. Kita dengan mudah bisa terkena gangguan setan dan ruh jahat.
Namun Isa Al-Masih berbeda. Ia tidak terkena ganguan setan. Bahkan Isa Al-Masih berkuasa atas semua setan dan ruh jahat.
Otoritas dan Kuasa Isa Al-Masih
Kitab Injil menceritakan dengan jelas bahwa ada banyak dalil Isa Al-Masih menang atas ruh jahat. Isa Al-Masih memang adalah Pribadi suci. Karena Ia menang atas semua godaan setan.
“Lalu, sabda Isa kepadanya, ‘Pergilah, hai Iblis! Karena telah tertulis, ‘Sembahlah Allah, Tuhanmu, dan hanya kepada-Nya sajalah kamu harus beribadah!’’ Akhirnya Iblis pun undur dari hadapan-Nya, lalu para malaikat datang untuk melayani Dia” (Injil, Matius 4:10-11).
Isa Al-Masih juga berkuasa. Ia menolong banyak orang dengan melakukan ruqyah.
“Pada waktu magrib banyak orang yang dibelenggu setan dibawa kepada-Nya [Isa Al-Masih]. Ia mengusir setan-setan itu dengan sepatah kata, dan menyembuhkan semua orang yang menderita sakit” (Injil, Matius 8:16).
Siapakah Sebenarnya Isa Al-Masih?
Semua dalil yang ada membawa kita pada satu kesimpulan. Isa Al-Masih sangat istimewa!
Ia terlindung dari setan. Ia adalah Pribadi suci. Isa Al-Masih juga berkuasa atas semua ruh jahat. Dan Ia sanggup melepaskan manusia dari semua gangguannya.
Hanya ada satu penjelasan pasti. Hal ini karena Isa Al-Masih adalah pribadi Ilahi.
Isa adalah perwujudan Ruh Allah dan Kalimatullah. Isa lahir melalui perawan. Ia menjelma menjadi manusia. Jadi Isa adalah Allah dalam wujud manusia.
Allah datang untuk menyatakan kebenaran. Dia juga datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa.

Peristiwa ini membawa ampunan dosa. Sehingga kita, manusia berdosa, akan memperoleh jalan lurus selamat. Yaitu jaminan surga-Nya.
“Isa Al-Masih: Sekalipun Ia bersifat Ilahi, Ia melepaskan semuanya itu. Ia menjadi sama dengan manusia, bahkan mati di kayu salib . . . supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal” (Injil, Surat Filipi 2:5-8 dan Yahya 3:16, parafrasa).
Hadis Tentang Nabi Isa dan Injil Nabi Isa
Hadis tentang Nabi Isa menyatakan keunggulan-Nya. Ia terlindung dari sentuhan setan. Hal ini hanya satu dari begitu banyak keistimewaan lainnya.
Injil Isa Al-Masih menjelaskan keutamaan-Nya. Karena Dia adalah perwujudan Ruh Allah. Sehingga melalui-Nya kita memperoleh selamat.
Kita akan mendapat ampunan dosa dan bimbingan Allah sampai surga. Kita juga mendapat perlindungan-Nya dari serangan ruh jahat.
Maukah Anda mendapatkan perlindungan Allah? Terlebih lagi, jalan lurus-Nya ke surga. Kita memperolehnya dengan mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih.
“. . . Percayalah kepada Isa, Junjungan kami Yang Ilahi, maka engkau akan diselamatkan . . .” (Injil, Kisah Para Rasul 16:31). Mari mengimani Isa Al-Masih sekarang juga!
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Bagaimana pendapat saudara tentang pengakuan Hadist dan setan tentang nabi Isa?
- Ketika Isa mengalahkan setan-setan, apakah itu membuktikan bahwa Dia adalah Allah? Sebutkan alasan saudara!
- Baik Injil Allah maupaun setan menyaksikan bahwa Isa Al-Masih adalah Allah. Bagaimanakah sikap kita seharusnya kepada Isa?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut:
- Asal-Usul Setan Menurut Islam Dan Kristen
- Lempar Jumrah Atau Isa Yang Berkuasa Mengusir Setan?
- Iblis Tidak Sujud Kepada Manusia, Tapi Mengapa Iblis Sujud Kepada Isa?
- Isa Tidak Pernah Katakan, “Akulah Allah!”
- Ketuhanan Isa Al-Masih Berdasarkan Alkitab Dan Al-Quran
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Hanya Isa Al-Masih yang lahir dari perawan (Qs 19:20).
PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].