Kelahiran tokoh penting diperingati oleh banyak orang. Sebagai momen untuk mengenangnya. Juga sebagai refleksi perbuatannya pada masa sekarang.
Dalam hal ini ada satu kelahiran nabi yang sangat istimewa. Yaitu kelahiran Nabi Isa.
Banyak hal unik dan berbeda dalam kelahiran Nabi Isa. Salah satunya, menurut Hadis, Ia satu-satunya pribadi yang tidak tersentuh setan saat lahir.
“Tidak ada seorang pun dari anak keturunan Adam yang dilahirkan kecuali dia disentuh oleh setan saat dilahirkan, . . . kecuali Maryam dan anaknya (Isa Al-Masih)” (Shahih Bukhari 3177).
Mengapakah demikian? Mari kita lihat apa saja keistimewaan kelahiran Nabi Isa. Juga mengapa semua hal itu terjadi, agar kita dapat memaknainya untuk hidup kita sekarang ini.
Ratusan Tahun Sebelum Kelahiran Nabi Isa
Selalu ada persiapan besar sebelum kedatangan orang penting. Kita bisa melihat misalnya saat kunjungan seorang Presiden atau Perdana Menteri ke negara lain. Pasti akan ada pemberitahuan sebelumnya. Bahkan telah direncanakan jauh sebelumnya.
Demikianlah hal ini terlihat dalam peristiwa kelahiran Nabi Isa. Karena ada banyak sekali ramalan dalam Kitab Taurat dan Zabur ratusan tahun sebelumnya.
Salah satunya yang paling menarik adalah dari Nabi Besar Yesaya. Ia menyatakan bahwa akan ada perawan yang melahirkan anak.
“. . . Sesungguhnya, seorang perempuan muda [perawan] mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki [Isa Al-Masih] . . .” (Taurat, Yesaya 7:14).
Tidak ada nabi lainnya sepanjang sejarah yang menggenapi ramalan ini. Hanya Isa Al-Masih satu-satunya nabi yang lahir dari seorang perawan.
Beberapa Saat Sebelum Kelahiran Nabi Isa
Hanya Isa Al-Masih yang memiliki nabi pendahulu. Yaitu nabi yang mempersiapkan dan memberitakan kelahiran-Nya pada orang masa itu.
Nabi pendahulu ini adalah Nabi Yahya Pembabtis. Al-Quran menyatakan tujuan pelayanannya.
“. . . Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan kelahiran Yahya, yang membenarkan sebuah Kalimat (Firman) dari Allah . . .” (Qs 3:39).
Secara jelas Nabi Yahya Pembabtis meneguhkan kelahiran Nabi Isa. Karena hanya Nabi Isa yang adalah jelmaan dari Firman Allah. Atau disebut juga Kalimatullah (Qs 4:171).
Sesaat Sebelum Kelahiran Nabi Isa

Tidak banyak nabi lain yang orang tuanya mendapat kunjungan malaikat. Hal ini menyatakan keistimewaan kelahiran Nabi Isa.
Kitab Allah, yaitu Kitab Injil, memuat rincian tentang hal ini. Menegaskan bahwa Nabi Isa adalah jelmaan Ruh Allah yang Mahatinggi.
“Kata malaikat itu kepadanya, ‘Jangan takut, Maryam, karena engkau memperoleh anugerah Allah. Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki . . . Ia akan menjadi besar dan akan disebut Sang Anak yang datang dari Allah Yang Mahatinggi . . . Ruh Allah akan datang atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan meliputi engkau . . .’” (Injil, Lukas 1:30-35).
Saat Kelahiran Nabi Isa
Banyak peristiwa menarik pada saat hari kelahiran-Nya. Misalnya Maryam tidak mendapat tempat untuk melahirkan Nabi Isa. Sehingga akhirnya Ia melahirkan dalam kandang hewan.

Hal ini bukan memperlihatkan kelemahan. Melainkan justru kebesaran Allah. Karena Allah menyatakan perwujudan Kalimatullah dalam kesederhanaan. Allah mau mengasihi manusia yang paling rendah sekalipun.
Walaupun demikian kelahiran Nabi Isa tetap penuh kemuliaan. Ada malaikat mengunjungi para gembala dan menginformasikan berita bahagia ini.
“Di daerah itu ada beberapa orang gembala yang sedang menjaga kawanan ternak mereka . . . Tiba-tiba malaikat Tuhan berdiri di dekat mereka . . . Malaikat itu berkata, ‘Jangan takut. Aku membawa kabar baik bagimu, . . . Hari ini telah lahir bagimu di kota Daud seorang Penyelamat, yaitu Al-Masih, Junjungan kita” (Injil, Lukas 2:8-11).
Allah juga menyatakan kebesaran-Nya. Yaitu dengan kehadiran banyak malaikat saat kelahiran-Nya.
“Tiba-tiba bersama-sama dengan malaikat itu hadir banyak sekali tentara surgawi. Mereka memuji Allah dan berkata, ‘Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, sejahtera di bumi bagi orang yang berkenan di hati Allah’” (Injil, Lukas 2:13-14).
Mengapa Kelahiran Nabi Isa Istimewa?
Dari berbagai peristiwa ini kita melihat kelahiran Nabi Isa sangat berbeda. Tidak ada nabi lain yang peristiwa kelahirannya seperti ini.
Mengapa demikian? Minimal ada dua jawaban utama. Kita melihat dari asal usul dan tujuan kelahiran Nabi Isa.
- Asal Usul Nabi Isa
Seperti yang terlihat dari berbagai penjelasan di atas, Isa Al-Masih adalah jelmaan dari Kalimatullah dan Ruh Allah (Qs 21:91). Jadi Ia merupakan jelmaan Allah sendiri dalam wujud manusia.
Karena inilah Ia dapat lahir dari rahim perawan. Hal inilah juga yang menyebabkan Isa Al-Masih satu-satunya pribadi suci (Qs 19:19). Sehingga hanya Dia yang tidak dapat tersentuh setan saat bayi.
Poin ini membawa kita pada penjelasan selanjutnya. Jika benar demikian, mengapa Allah menjelma menjadi manusia? - Tujuan Kedatangan Nabi Isa
Allah menjadi manusia untuk menunjukkan jalan lurus. Yaitu untuk keselamatan manusia.
Kita sebagai manusia berdosa tidak mungkin bisa masuk surga. Allah adalah Sang Maha Suci.
Selama hidup kita berbuat banyak dosa. Sedangkan amal dan perbuatan baik kita sangatlah terbatas. Tidak mungkin dari perbuatan kita sendiri mampu menutup dosa.
Karena itu Allah menyediakan jalan keselamatan-Nya. Ia yang memberikan pertolongan kepada manusia.
Isa Al-Masih datang menyatakan kebenaran Allah. Sebagai Kalimatullah Ia memberikan panduan dan membimbing manusia dalam jalan lurus.
Selanjutnya Isa berkorban di kayu salib. Tujuan-Nya untuk menanggung hukuman atas dosa manusia.
Sehingga melalui Isa, kita akan memperoleh pengampunan Allah. Juga melalui-Nya kita mendapatkan tuntunan-Nya sampai masuk surga.
“Sebab di dalam Al-Masih secara jasmani berdiam keilahian yang sempurna . . . Kamu juga dahulu mati karena dosa-dosamu . . . Namun, kamu dihidupkan kembali oleh Allah bersama-sama dengan Dia [Isa Al-Masih]. Allah mengampuni dosa-dosa kita” (Injil, Surat Kolose 2:9, 13).
Kelahiran Nabi Isa Menyatakan Keselamatan Allah!

Tujuan-Nya agar manusia memperhatikan. Kemudian bisa mengimani dan menjadi pengikut Isa.
Dengan demikian, manusia berdosa akan selamat. Yaitu kita akan memperoleh surga-Nya.
“Ia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau harus menamai-Nya Isa karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka” (Injil, Matius 1:21).
Jadi kelahiran Nabi Isa menyatakan keselamatan Allah. Maukah Anda mendapatkannya? Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa-Al-Masih!
Lihat artikel ini dalam bentuk video
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Apa yang berbeda dan apa yang sama di antara kisah kelahiran nabi Isa dalam Al-Quran dan Injil?
- Bagaimana pandangan Saudara mengenai kisah kelahiran Isa dalam Injil? Mengapa?
- Mengapa kelahiran Isa begitu penting bagi Saudara?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:
- Kisah Nabi Isa Singkat Menurut Kitab Allah
- Kisah Kelahiran Muhammad dan Isa Al-Masih
- Mengapa Allah Memilih Maryam Melahirkan “Kalimatullah dan Rohulullah”?
- Video Menarik Tentang Isa, Putra Maryam
- Gus Dur: Para Mukmin Mesti Merayakan Natal Juga!
Video:
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].