Hidup saya penuh tantangan. Saya sering merasa gelisah dan marah.
Sampai suatu hari saya melihat konten sosial media yang mengubah kehidupan. Akhirnya saya mendapatkan ketenangan hati.
Perkenalkan nama saya Iqra. Saya adalah remaja berumur 19 tahun yang tinggal di negara Inggris. Saya kuliah di salah satu universitas ternama.
Saya ingin menceritakan pengalaman hidup saya tentang bagaimana saya mendapatkan ketenangan hati. Berikut ini adalah kisah saya.
Kehidupan yang Penuh Tantangan

Tumbuh kembang saya sebagai anak juga bermasalah. Saya memiliki kesulitan belajar dan berkomunikasi.
Saya mengalami keterlambatan berjalan dan berbicara. Saya tidak bisa berjalan saat balita. Saya baru bisa mengucapkan kata pertama saat berumur tiga tahun.
Selain itu saya juga memiliki penyakit. Saya menderita epilepsi atau sakit ayan. Penyakit ini sewaktu-waktu bisa kambuh dan berbahaya.
Contohnya, saat usia 15 tahun saya mengalaminya di kamar mandi. Saat itu nenek menemukan saya tidak sadarkan diri. Kondisi saya tergeletak di lantai dengan mulut berbusa dan lidah berdarah karena tergigit saat kejang.
Masalah Emosi dan Karakter
Semua hal ini membuat saya menjadi pribadi yang keras. Saya tumbuh sebagai anak yang penuh masalah emosi dan kemarahan.
Saya sering berteriak-teriak dengan sangat keras. Emosi saya tidak terkendali terutama jika keinginan saya tidak terkabulkan.
Pernah ada peristiwa beberapa hari setelah tahun baru 2008. Saat itu adik saya baru lahir. Saya sangat senang dan menggendongnya. Namun ibu tiba-tiba mengambilnya dari tangan saya. Hal ini mengakibatkan saya sangat marah dan bahkan memukul kaki ibu.
Dibesarkan dalam Keluarga Taat Agama
Sikap ini saya bawa terus sampai beranjak dewasa. Padahal saya lahir dari keluarga yang sangat taat beragama.

Sejak berumur 3-4 tahun saya mulai belajar Al-Quran. Saya diperkenalkan huruf-hurufnya dan kemudian belajar membaca surat-surat-nya.
Saya juga diajar untuk sholat lima waktu serta berpuasa. Pada saat saya berumur 10 tahun, saya mulai puasa pertama.
Namun semua ibadah ini tidak membuat saya mendapatkan ketenangan hati. Saya tetap merasa gelisah dan penuh kemarahan. Saya mencari jalan untuk bisa mengatasi masalah kehidupan ini.
Media yang Membuka Mata
Hari-hari saya banyak dihabiskan di depan komputer. Saya mengambil kuliah terbuka jurusan studi lingkungan hidup. Karena itu saya banyak melihat hiburan secara online. Saya membuka YouTube, berbagai website, dan sosial media lainnya.
Pada suatu saat saya tertarik melihat konten di Youtube. Isinya adalah kartun mengenai penciptaan dunia. Video ini sangat menarik sehingga membuat saya melihat berbagai konten lainnya.
Setelah beberapa saat saya baru sadar, semua konten itu berdasar dari Kitab Allah (Taurat, Zabur, Injil). Yaitu berdasar dari kepercayaan Nasrani.
Sejak saat itu saya melihat berbagai konten lain dari kepercayaan Nasrani. Bahkan pernah menonton berbagai film Nasrani. Contohnya adalah: “Miracle from Heaven (2016), Heaven is for Real (2014), I’m not Ashamed (2016).” Semuanya berasal dari kisah nyata dan sangat menyentuh hati.
Saya berpendapat semua konten media ini sangat menarik dan menghibur. Menarik karena dikemas secara kreatif, juga berbagai fakta dan penjelasannya sesuai sejarah dan ilmu pengetahuan. Menghibur karena memberikan berbagai pesan pengharapan. Saya merasa mendapatkan ketenangan hati dari isinya.
Artikel yang Meneguhkan Hati
Pada puncaknya saya membaca beberapa artikel. Semua berasal dari website “IsaandIslam.”

Pada awalnya saya sangat bimbang karena saya melihat ada banyak orang yang pindah kepercayaan di seluruh dunia. Ada yang meninggalkan Islam, ada juga yang mualaf.
Namun saya sangat tertarik dengan perubahan dari para pengikut Isa. Mereka terlihat mendapatkan ketenangan hati.
Akhirnya saya memberanikan diri bertanya ke situs “IsaandIslam.” Saya menanyakan berbagai pertanyaan mengenai Isa Al-Masih dan Kitab Allah (Taurat, Zabur, Injil).
Jaminan Selamat dan Ketenangan Hati
Akhirnya saya menjadi yakin bahwa ada jaminan selamat dan ketenangan hati dari Allah. Yaitu melalui pribadi Isa Al-Masih.
Isa adalah penjelmaan Allah sebagai manusia. Ia perwujudan Ruh dan Kalimatullah. Isa hadir di bumi menunjukkan jalan kehidupan. Ia mati tersalib untuk menanggung hukuman dosa manusia.
Jika kita mengimani dan menjadi pengikut Isa, tersedia keselamatan. Allah akan mengampuni dosa dan memberikan jaminan surga.
Akhirnya saya memutuskan untuk mengimani Isa. Saya mau juga menjadi pengikut-Nya.
Saya merasakan keadaan yang sangat berbeda. Saya mendapatkan ketenangan hati. Sehingga saya merasa damai dan tidak emosian seperti dahulu.
Selain itu saya juga merasa yakin akan keselamatan di akhirat. Sehingga saya bisa menjalani kehidupan dengan baik.
Saya membagikan kisah ini untuk menjadi kesaksian bagi Anda para pembaca. Anda juga dapat memiliki jaminan surga dan ketenangan hati.

Maukah Anda mendapatkannya? Mari mengimani dan menjadi pengikut Isa Al-Masih!
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:
- Kunci Ketenangan Hati Bagi Mukmin di Dunia dan Akhirat
- Penghiburan Saat Tragedi: Allah Tidak Akan Meninggalkan Hamba-Nya
- Ketenangan Hati: Melalui Kalimat Allah Tertulis Atau Kalimatullah?
Video:
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Bagaimana cara Anda mendapatkan ketenangan hati?
- Ceritakan kesaksian Anda tentang bagaimana Allah memberi kedamaian batin!
- Bagaimana pendapat Anda mengenai Isa Al-Masih dan Kitab Allah yang isinya memberi ketenangan hati?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, maaf bila terpaksa kami hapus.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].