Banyak orang meneladani para nabi untuk hidup sholeh, supaya mereka dapat menerima Rahmat Allah dan masuk surga. Namun semua nabi tak lepas dari ketidaksempurnaan karena berbuat dosa.
Dengan dosa tersebut, mungkinkah umat yang meneladaninya selamat masuk surga?
Artikel Terkait
Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut:
- Makna Istilah “Kalimat Allah” Dalam Al-Imran 3:45
- Allah Menyuruh Nabi Islam Minta Tolong
- Dosa Nabi Islam dan Nabi Lain Dalam Al-Quran, Adakah Nabi yang Suci?
Video:
Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Bagaimana pendapat Saudara mengenai Muhammad yang sangat ditinggikan Mukmin namun tetap adalah manusia biasa yang berdosa?
- Bagaimana pendapat Saudara mengenai keistimewaan Isa Al-Masih?
- Apakah Saudara menemukan kekurangan dari Isa Al-Masih, saat mempertimbangkan-Nya sebagai teladan sempurna? Jelaskan jawaban Saudara.
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”




PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].